Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (BAKAMLA RI) adalah badan yang bertugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Bakamla merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. sebelumnya Bakamla adalah lembaga nonstruktural yang bernama Badan Koordinasi Keamanan Laut Republik Indonesia (BAKORKAMLA RI).

Melalui Pengumuman Nomor : 001/KP.04.01/VI/2021 tentang Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Badan Keamanan Laut Republik Indonesia Tahun Anggaran 2021, membuka formasi dengan jumlah total 372 formasi. Yang tersebar disemua wilayah kerja BAKAMLA RI seluruh Indonesia, diantaranya :

  1. Kantor Pusat Badan Keamanan Laut RI
    • Sekretariat Utama;
    • Kedeputian Bidang Operasi dan Latihan;
    • Kedeputian Bidang Informasi, Hukum dan Kerjasama;
    • Kedeputian Bidang Kebijakan dan Strategi;
    • Kantor Pengelolaan Informasi Marabahaya Laut (KPIML);
    • Inspektorat; dan
    • Unit Penindakan Hukum.
  2. Wilayah Barat
    • Kantor Keamanan Laut Zona Maritim Barat (Batam, Prov. Kepri);
    • Pangkalan Armada Keamanan Laut Batam;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Aceh;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Natuna;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) TBK;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Teluk Mata Ikan;
    • Stasiun Bumi Bangka Belitung;
    • KN. Tanjung Datu 301;
    • KN. Pulau Nipah 321;
    • KN. Bintang Laut 401; dan
    • KN. Belut Laut 406.
  3. Wilayah Tengah
    • Kantor Keamanan Laut Zona Maritim Tengah (manado, Prov. Sulut);
    • Pangkalan Armada Keamanan Laut Manado;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kema;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Manembo-nembo;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Tarakan;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bali;
    • Stasiun Bumi Manembo-nembo;
    • KN. Pulau Marore 322;
    • KN. Singa Laut 402; dam
    • KN. Gajah Laut 404.
  4. Wilayah Timur
    • Kantor Keamanan Laut Zona Maritim Timur (Ambon, Prov. Maluku);
    • Pangkalan Armada Keamanan Laut Ambon;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Ambon;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Tual;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Merauke;
    • Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Jayapura;
    • KN. Pulau Dana 323;
    • KN. Kuda Laut 403; dan
    • KN. Ular Laut 405.

Untuk Tahapan seleksi terdapat 3 tahapan seleksi, diantaranya :

  1. Seleksi Administrasi
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bobot 40% dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang terdiri dari :
    • Tes Wawasan Kebangsaan;
    • Tes Intelegensia Umum; dan
    • Tes Karakteristik Pribadi.
  3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bobot 60% terdiri dari :
    • Renang yang meliputi Kecepatan dan Jarak Tempuh dengan bobot 25% (Pria Jarak 50 Meter dan Wanita jarak = 25 Meter).
    • Psikotes yang meliputi Potensi Kerja, Stabilitas dan Penyesuaian Diri dengan bobot 25%.
    • Tes Jasmani / Samapta dengan bobot 25%, terdiri dari :
      1. Tes lari 12 Menit;
      2. Tes Push Up 1 Menit;
      3. Tes Pull Up 1 Menit untuk peserta Pria;
      4. Tes Chinning Up 1 Menit untuk peserta Wanita;
      5. Tes Sit Up 1 Menit; dan
      6. Shuttle Run 10 Putaran.
    • Pantukhir dilakukan melalui wawancara antara Kepala Bakamla RI dan Pejabat Eselon I Bakamla RI dengan peserta SKB. Penilaian Pantukhir meliputi beberapa aspek diantaranya :
      1. Pemeriksaan Penampilan / Bentuk fisik; dan
      2. Skill / Keterampilan.

Nilai Pantukhir dinyatakan dengan sebutan dan angka sebagai berikut :

  1. Sangat Baik = 91 – Ke atas
  2. Baik = 76 – 90
  3. Cukup Baik = 61 -75
  4. Kurang = 51 – 60
  5. Buruk = 50 Ke bawah

Kelulusan akhir ditentukan berdasarkan hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang yang diatur dalam Peraturan Menteri PAN-RB

Untuk detail formasi yang dibuka bisa lihat disini

Untuk melihat kisi – kisi SKD bisa lihat disini

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.